Upaya penanggulangan wabah leptospirosis diwilayah kerja Puskesmas Sedayu I terus dilaksanakan. Penanggulangan ini telah melibatkan berbagai lintas sector, diantaranya Pemerintah Kecamatan, Mantri Pertanian, bahkan B2P2VRP Salatiga juga turut membantu upaya tersebut.
Diagnosis yang tepat sedini mungkin akan menentukan keberhasilan pengobatan, selain Puskesmas dan jaringannya diwilayah Sedayu I juga terdapat Praktisi Keseharan Swasta yang juga dimanfaafkan oleh masyarakat untuk mendapat pelayanan pengobatan. Praktisi swasta tersebut adalah Dokter, Dokter Gigi, Bidan.
Pada hari Selasa tangal 5 April yang lalu Puskesmas Sedayu I menyelenggarakan sosialisasi penyakit leptospirosis kepada praktisi swasta tersebut dengan tujuan upaya penemuan dini dan diagnosis yang tepat bagi penderita leptospirosis, dengan harapan untuk menekan angka kematian akibat leptospirosis.
Dalam sambutannya dr. Sistia Utami selaku Kepala Puskesmas Sedayu I menyampaikan tentang upaya – upaya yang telah dilaksanakan untuk menanggulangi wabah leptospirosis, serta mengharapkan peran serta lintas sector dan juga praktisi swasta. Sampai dengan bulan Maret 2011 telah ditemukan sembilan kasus leptospirosis dengan konfirmasi rumah sakit.